Etika
adalah: Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang
berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan
berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk
menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar,
buruk atau baik.
http://agungrastafun.blogspot.com/2013/04/pengertian-etika-profesi-ciri-khas.html
Etika
akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan
manusia di dalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus
dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam
bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan
prinsip-prinsip moral yang ada.
Peran Etika dalam bidang IT
Seperti
yang kita ketahui perkembangan dunia IT berlangsung sangat cepat. Dengan
pekembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan
taraf hidup manusia. Banyak hal yang menggiurkan manusia untuk dapat sukses
dalam bidang it tetapi tidak cukup dengan mengandalkan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu,
teknologi dan kehidupan.
Banyak
ahli telah menemukan bahwa teknologi mengambil alih fungsi mental manusia, pada
saat yang sama terjadi kerugian yang diakibatkan oleh hilangnya fungsi tersebut
dari kerja mental manusia. Perubahan yang terjadi pada cara berfikir manusia
sebagai akibat perkembangan teknologi sedikit banyak berpengaruh terhadap
pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma dalam
kehidupannya.
1. ETIKA DESKRIPTIF,
yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai
sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk
mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2. ETIKA NORMATIF,
yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang
seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai.
Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan
kerangka tindakan yang akan diputuskan.
Faktor yang Mempengaruhi Pelanggaran
Etika :
a) Kebutuhan Individu
Korupsi
alasan ekonomi
b) Tidak ada pedoman
Area
“abu-abu”, sehingga tak ada panduan
c) Perilaku dan kebiasaan
individu
Kebiasaan yang terakumulasi tak
dikoreksi
d) Lingkungan tidak etis
Pengaruh dari komunitas
e) Perilaku orang yang ditiru
Efek
primordialisme yang kebablasan
Empat
Jenis isu dalam etika IT adalah:
- Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Pengumpulan, penyimpanan, dan penyebaran informasi mengenai berbagai individu/pelanggan dan menjualnya kepada pihak lain untuk tujuan komersial. Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.
- Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan
- Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan atau pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.
- Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.
Alasan mengenai pentingnya etika
dalam teknologi informasi adalah sebagai berikut :
- Bahwa pengguna teknologi informasi berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
- Pengguna teknologi informasi merupakan orang–orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
- Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam kemajuan teknologi informasi memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga pengguna yang suka iseng dengan melakukan hal–hal yang tidak seharusnya dilakukan.
- Harus diperhatikan bahwa pengguna teknologi informasi akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru.
Etika memiliki peranan atau fungsi
di antaranya yaitu:
- Dengan etika seseorang atau kelompok dapat menegemukakan penilaian tentang perilaku manusia.
- Menjadi alat kontrol atau menjadi rambu-rambu bagi seseorang atau kelompok dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitasnya sebagai mahasiswa.
- Etika dapat memberikan prospek untuk mengatasi kesulitan moral yang kita hadapi sekarang.
- Etika dapat menjadi prinsip yang mendasar bagi mahasiswa dalam menjalankanaktivitas kemahasiswaanya.
- Etika menjadi penuntun agar dapat bersikap sopan, santun, dan dengan etika kita bisa di cap sebagai orang baik di dalam masyarakat.
Pelanggaran
etika dalam dunia IT sering kali terjadi dari dulu hingga sekarang.Seperti,
pencurian data secara diam-diam tanpa sepengetahuan pemilik atau disebut juga
dengan istilah "Cyber Terrorist". Berikut adalah beberapa contoh kegiatan cyber
terrorist di manca negara antara lain, di Amerika Serikat, pada bulan Februari
1998 terjadi serangan (breaks-in or attack) sebanyak 60 kali perminggunya
melalui media Internet terhadap 11 jaringan komputer militer di Pentagon. Dalam
cyber attack ini yang menjadi target
utama para cyber terrorist adalah Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD).
Di Srilanka, pada bulan Agustus 1997, sebuah organisasi yang bernama the
Internet Black Tigers yang berafiliasi kepada gerakan pemberontak Macan Tamil
(the Liberation Tigers of Tamil Eelam) menyatakan bertanggung jawab atas
kejahatan email (email bombing, email harrasment, email spoofing, etc.) yang
menimpa beberapa kedutaan serta kantor perwakilan pemerintah Srilanka di manca
negara.
Berdasarkan
hal-hal yang telah dijelaskan diatas dapat dikembangkan bahwa terdapat 4
Kelompok Profesi dalam bidang Teknologi Informasi :
a. Kelompok Pertama, adalah mereka yang
bergelut di dunia perangkat lunak (software) baik mereka yang merancang sistem
operasi, database maupun sistem aplikasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat
pekerjaan-pekerjaan seperti misalnya :
§ System
analyst: orang
yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari
menganalisa sistem yang ada, tentang kelebihan dan kekurangannya, sampai studi
kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
§ Programmer: orang yang bertugas
mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik
aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya. Web
designer: orang yang melakukan kegiatan perecanaan, termasuk studi kelayakan,
analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. Web
programmer: orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer
yaitumembuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang
sebelumnya.
b. Kelompok kedua, adalah mereka yang
bergelut di perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini terdapat
pekerjaanpekerjaan seperti :
§ Technical
engineer (atau teknisi):
orang yang berkecimpung dalam bidang teknik baik mengenai pemeliharaan maupun
perbaikan perangkat sistem komputer.
§ Networking
engineer: orang
yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai
pada troubleshooting-nya.
c. Kelompok ketiga, adalah mereka yang
berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini
terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:
§ EDP
operator : orang
yang bertugas untuk mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan
electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi
lainnya.
§ System
administrator:
orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan
pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem,
serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah
sistem.
§ MIS
director : orang
yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi,
melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware,
software maupun sumber daya manusianya.
d. Kelompok keempat, adalah mereka yang
berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. Pada bagian ini,
pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di
industri Teknologi Informasi
Sumber :
http://agungrastafun.blogspot.com/2013/04/pengertian-etika-profesi-ciri-khas.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar